Postingan

Cantiknya Ruang Terbuka Hijau

Gambar
Oleh A. Choliq Baya SETELAH direnovasi dan dibuka kembali untuk publik, Taman Sri Tanjung, Taman Blambangan, dan Taman Makam Pahlawan (TMP) Banyuwangi, semakin dipadati pengunjung. Ruang terbuka hijau (RTH) yang selama ini dibatasi pagar keliling itu kini tak lagi berpagar. Sehingga, kesannya menjadi lebih terbuka, lebih luas, lebih rapi, lebih indah, dan lebih asri. Warga masyarakat yang datang untuk olah raga, refreshing , cuci mata atau sekadar jalan-jalan, pun menjadi lebih betah berlama-lama di sana. Setiap pagi, misalnya, sering kali saya melihat para siswa, mulai PAUD, TK, hingga SD, melakukan aktivitas di Taman Blambangan dan Taman Sri Tanjung. Ada yang berbaris, senam, dan ada yang melakukan olah raga lain. Lahan yang mereka manfaatkan juga tidak hanya di lapangan berumput, tapi juga di trotoar yang kini sudah disulap menjadi lebih lebar. Kondisi itu menjadi berkah bagi sekolah-sekolah yang tidak memiliki halaman luas untuk menggelar aktivitas olah raga. Demik...

Matinya Hati Nurani

Gambar
Oleh A. Choliq Baya MEMASUKI tahun 2012, drama kepongahan yang dipertontonkan anggota DPRD Kabupaten Situbondo tidak kunjung berakhir. Tingkah laku mereka semakin tidak terkendali alias semaunya sendiri. Tugas dan kewenangan yang seharusnya diperuntukkan kepentingan rakyat lebih banyak diabaikan. Justru, urusan hak yang lebih banyak menyangkut kepentingan pribadi dan golongan malah diutamakan. Anehnya, mereka tak merasa malu mempertontonkan drama menyebalkan itu. Setelah drama tarik-ulur pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Program Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) membuat APBD 2012 hingga kini tak kunjung tuntas, sebagian anggota dewan membuat manuver baru. Sebanyak 27 anggota dewan dari empat fraksi yang selama ini berseberangan dengan penguasa menerima honor talangan dari pihak ketiga. Fraksi ‘’oposisi’’ penerima honor talangan itu adalah Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP); Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB); Fraksi Partai Demokrat (FPD); dan Fraksi...

Gerakan Anti ‘’Sunat’’

Gambar
Oleh A. Choliq Baya URUSAN sunat-menyunat ternyata tidak hanya dijalankan calak atau dokter, para pegawai negeri dan pegawai swasta juga banyak yang lihai melakukan nya . Bedanya, yang disunat bukan ‘’burung’’ anak lelaki seperti yang biasa dilakukan calak atau dokter, melainkan fulus alias duit. Yang lebih fatal lagi, mereka tidak peduli walau duit yang disunat itu bukan miliknya, juga bukan haknya. Dalihnya pun bermacam-macam. Ada yang beralasan untuk kas organisasi, biaya administrasi, operasional, pengurusan pencairan, uang parti-sipasi kegiatan X, sumbangan ‘’sukarela’’, bantuan tetek-bengek , dan lain sebagainya. Bahkan, tak sedikit yang terang-terangan mengatakan bahwa pemotongan anggaran itu untuk pimpinan di instansinya. Praktik seperti itu tampaknya sudah membudaya di negeri kita, termasuk di Banyuwangi. Ketika di koran ini kemarin ada berita tunjangan guru madrasah swasta yang bernaung di bawah Kementerian Agama (Kemenag) disunat, saya tidak terlalu kaget. Me...
Gambar
SELAMAT TINGGAL TAHUN 2011 SELAMAT DATANG TAHUN 2012 SEMOGA KESUKSESAN, KEBAHAGIAAN,  KEDAMAIAN & KESEJAHTERAAN SENANTIASA MENYERTAI LANGKAH KITA BERSAMA DAN SELALU DALAM LINDUNGAN ALLAH SWT A. CHOLIQ BAYA & FAMILY

Drama Ego Partisan Wakil Rakyat

Gambar
Oleh: A. Choliq Baya RAKYAT Situbondo beberapa hari terakhir ini disuguhi tontonan ‘’drama’’ memuakkan yang di-perankan oleh para wakilnya di legislatif. Hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya, para anggota dewan yang terhormat itu ‘’terlalu serius’’ dalam menyele-saikan tugasnya membahas APBD 2012. Karena terlalu se-riusnya, kinerja mereka yang dituntut untuk bisa menuntaskan pengesahan APBD 2012 tepat waktu, akhirnya tak pernah bisa direalisasikan. Salah satu faktor molornya pembahasan APBD tak lepas dari adanya ego partisan. Tontonan ketidakkompakan yang disuguhkan para wakil rakyat itu diawali dengan aksi sejumlah anggota Fraksi Kebangkitan Nasional Ulama (FKNU) bermalam di ruang paripurna gedung DPRD Situbondo. Dengan beralas dan berselimut sarung mereka melewatkan malam di ruangan yang berada di lantai dua kantor DPRD. Mereka melakukan itu semua sebagai bentuk protes dan keprihatinan terhadap sejumlah rekan mereka yang dianggap tidak memiliki komitmen terhadap pen...

Promosi di Media Berkelas

Gambar
Oleh: A. Choliq Baya BEBERAPA hari terakhir ini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas terlihat sering me-mamerkan beberapa majalah dan buku yang memuat tentang seni budaya, tempat wisata dan be-berapa even khas yang digelar di Banyuwangi. Terutama kepada para tamu, kolega, teman maupun para undangan saat ia meng-hadiri sebuah acara. Beberapa media cetak yang dipamerkan itu sebagian besar milik operator maskapai penerbangan seperti majalah Merpati, Garuda dan Lionmag. Tak ketinggalan buku Pelangi Budaya Banyuwangi terbitan JP Books yang berisi berbagai tradisi budaya masyarakat Banyuwangi juga ikut dikenalkan dan diberikan kepada para koleganya. Anas merasa bangga beberapa potensi wisata dan seni budaya Banyuwangi bisa diliput dan ditampilkan di media berkelas. Di antaranya liputan wisata kawah gunung Ijen yang konon view -nya paling eksotik di dunia dan pantai Plengkung yang juga menjadi surganya para peselancar dunia. Ada pula liputan tari Jejer Gandrung dengan disertai ...

Nyapu Bareng

Gambar
Oleh A. Choliq Baya HARI ini (9/12/11) jalan poros nasional yang melintasi Kabupaten Banyuwangi mulai Wongsorejo sampai Kalibaru bakal dipenuhi puluhan ribu warga. Mereka ikut menyukseskan program ‘’nyapu bareng’’ yang akan dicatatkan dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Warga yang dikerahkan turun ke jalan dengan membawa sapu tersebut berasal dari berbagai elemen masyarakat , m ulai pelajar, mahasiswa, guru, perangkat desa, polisi, tentara, buruh perkebunan, karyawan swasta , hingga pegawai negeri sipil. Para relawan yang menjadi tukang sapu itu akan membersihkan jalan selama satu jam, mulai pukul 06.00 sampai 07.00. Hasil rapat koordinasi panitia yang dikoordina tori Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) bersama para camat Rabu kemarin (7/12), jumlah peserta ‘’nyapu bareng’’ terus bertambah. Semula yang didaftarkan oleh camat ke panitia tercatat 93.599 peserta. T et api , dalam ra p at koordinasi terakhir di Pemkab Banyuwangi dua hari lalu , jumlah peserta men...