Postingan

Setahun Bupati Azwar Anas Pimpin Banyuwangi: SDM-nya Tak Bisa Lari Kencang

Gambar
Oleh: A. Choliq Baya HARI ini Bupati Abdullah Azwar Anas genap setahun berkuasa, mengendalikan roda pemerintahan Kabupaten Banyuwangi. Pria lulusan Universitas Indonesia itu dilantik menjadi bupati bersama Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada 22 Oktober 2010. Anas dan Yusuf berkuasa setelah menang dalam pertarungan Pemilukada Banyuwangi 14 Juli 2010 lalu dalam satu kali putaran. Dia mengalahkan dua kandidat lain, masing-masing pasangan Jalal – Yusuf Nuris dan Emilia Contesa – Ahmad Zaenuri. Masa berkuasa selama lima tahun itu kini telah setahun dilalui, seperti apa program dan kebijakan serta gebrakan-gebrakan lain yang telah dilakukan oleh Anas bersama jajarannya di eksekutif? Dalam masa pemerintahan yang masih terlalu muda, memang kita belum bisa berharap banyak akan terlihat perubahan yang berarti. Apalagi, Anas mengawali masa pemerintahannya di saat RAPBD Banyuwangi sudah masuk dalam tahap pembahasan alias tinggal menunggu proses digedok. ...

Wartawan Abal-Abal

Gambar
Oleh: A. Choliq Baya CITRA wartawan di mata masyarakat akhir-akhir ini terus memburuk. Hal ini tidak lepas dari ulah tidak terpuji, bahkan melanggar hukum yang dilakukan oleh beberapa oknum wartawan atau oknum yang mengaku sebagai wartawan. Sebab, dalam menjalankan tugas, mereka telah mengabaikan kode etik jurnalistik (KEJ) yang seharusnya dijunjung tinggi. Anehnya, mereka banyak yang mengabaikan atau mungkin tidak tahu dan tidak mengerti dengan KEJ karena memang tidak pernah mendapatkan arahan ataupun pendidikan dari perusahaan tempatnya bekerja. Terlebih lagi bagi mereka yang mengaku sebagai wartawan dan sama sekali tak memiliki kemampuan menjalankan tugas jurnalistik, pasti tidak tahu KEJ apalagi sampai menjalankan dan mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada di dalamnya. Ketidakpahaman terhadap KEJ inilah yang membuat wartawan beneran maupun wartawan gadungan merusak citra wartawan. Sebab, dalam menjalankan tugas di lapangan, mereka seringkali melakukan intimidasi, penipuan,...

BEC Mulai Menggeliat

Gambar
Oleh: A. Choliq Baya GAUNG persiapan agenda akbar Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang bakal digelar pada 22 Oktober mendatang mulai terlihat dinamis. Selain persiapan teknis yang menyangkut persiapan acara dan penampilan peserta, panitia juga mulai kembali menggelar rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait. Selain itu, panitia juga sudah mulai melakukan promosi di beberapa media massa seperti surat kabar, radio dan internet. Termasuk promosi secara out door dengan memasang baliho di beberapa sudut jalan. Tak ketinggalan, kantor kecamatan juga diperintahkan untuk membantu membuat baliho dan memasangnya di tempat-tempat strategis untuk menyosialisasikan adanya even berkelas internasional ini.  Adanya semangat dan peningkatan mobilitas kerja panitia yang cukup drastis ini, diantaranya tak lepas dari pengaruh catatan kritis saya di kolom ini minggu lalu. Termasuk juga setelah mendapat warning melalui telepon dari Bupati Abdullah Azwar Anas yang kini sedang menempuh ...

Kurang Promosi, BEC Tak Optimal

Gambar
Oleh: A. Choliq Baya RENCANA menggelar even akbar Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang beberapa waktu lalu sering dilontarkan Bupati Abdullah Azwar Anas di dalam setiap kesempatan, hingga masih belum terasa gaungnya. Padahal, even yang diharapkan bisa mengangkat Banyuwangi go international itu waktu pelaksanaannya sudah bulan depan, tepatnya pada 22 Oktober 2011. Namun, untuk menghasilkan sebuah karya spektakuler yang diharapkan bisa menarik ratusan ribu wisatawan dalam dan luar negeri, rasanya masih sangat jauh. Gebrakan dan upaya signifikan dari panitia pelaksana ataupun instansi terkait yang bisa meyakinkan berbagai pihak hingga kini hampir tak terlihat wujudnya. Persiapan secara teknis maupun non teknis, selain masih belum terlihat aktivitasnya secara mencolok, agendanya juga molor dari yang sudah diplot sebelumnya. Ini menunjukkan leading sector yang menjadi pengendali even ini yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Banyuwangi, bergerak sangat lamb...

Pahlawan atau Pecundang?

Gambar
Oleh: A. Choliq Baya   KABAR tak sedap menghantui proses pembangunan yang berlangsung di Bumi Blambangan Banyuwangi. Khususnya pembangunan yang dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja  negara perubahan (APBNP) 2011. Pasalnya, beberapa satuan kerja (satker) pelaksana di Pemprov Jawa Timur enggan merealisasikan anggaran pembangunan itu ke Banyuwangi karena situasinya dianggap tidak kondusif. Mereka agak trauma dengan pihak-pihak ‘’pengganggu’’ yang selalu mencari-cari kesalahan kemudian membuat pengaduan ke beberapa institusi yudikatif, legislatif maupun eksekutif di daerah maupun di pusat. Info yang berkembang, tahun ini ada anggaran sekitar Rp 90 miliar dari pemerintah pusat untuk menunjang pembangunan di Banyuwangi. Sebagian besar anggaran itu untuk proyek pembangunan fisik, khususnya untuk sarana dan prasarana jalan poros desa. Kalau di rata-rata, setiap desa bisa mendapatkan bantuan anggaran pembangunan jalan sebesar Rp 150...

Pentas Seni di Jalur Car Free Day

Gambar
Oleh A. Choliq Baya WARGA Kota Banyuwangi punya alternatif lokasi baru untuk refreshing pada hari Minggu, yakni di sepanjang ruas Jalan Ahmad Yani. Ya, sejak sebulan lalu, tepatnya 24 Juli 2011, Pemkab Banyuwangi telah menetapkan Jl. Ahmad Yani sebagai kawasan bebas asap tanpa kendaraan bermotor atau car free day. Setiap hari Minggu, selama empat jam mulai pukul 05.00–09.00, seluruh kendaraan bermotor dilarang melintas di jalan protokol itu. Penutupan jalan dalam rangka program car free day tersebut memberikan kesempa...

Selamat Datang Merpati MA-60

Gambar
Oleh A. Choliq Baya RENCANANYA mulai hari ini, 24 Agustus 2011 akan ada pesawat reguler baru yang beroperasi di Bandara Rogojampi. Pesawat baru itu bukan milik Sky Aviation, satu-satunya operator penerbangan yang selama ini melayani penerbangan dari Banyuwangi ke Surabaya dan sebaliknya, melainkan milik maskapai Merpati Nusantara Airlines. Kabarnya, tipe pesawat yang akan dioperasikan Merpati di Banyuwangi adalah MA-60 berkapasitas 52 penumpang. Rute yang akan dilayani adalah Banyuwangi–Surabaya–Semarang–Bandung.  Pesawat MA-60 ini akan mengisi kekosongan ...